Pusat Modul Ajar
Modul ajar yang dibagikan guru-guru se-Indonesia. Cari, unduh, atau salin ke akun Anda — gratis.
Modul ajar yang dibagikan guru-guru se-Indonesia. Cari, unduh, atau salin ke akun Anda — gratis.
Modul Ajar · Kurikulum Merdeka
Dibagikan oleh
MAEMUNAH — SMP Negeri 259
Pengetahuan Awal: Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang jenis-jenis pekerjaan dan cita-cita dari pengalaman sehari-hari, serta pernah mendengar istilah SMA, SMK, dan jalur karir lainnya.
Minat: Sebagian besar peserta didik menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi terhadap pilihan karir setelah lulus, terutama terkait dengan sekolah favorit atau profesi yang sedang tren.
Latar Belakang: Peserta didik berasal dari latar belakang sosial ekonomi yang beragam; ada yang orang tuanya bekerja sebagai petani, pedagang, guru, atau pegawai; beberapa sudah memiliki gambaran karir dari keluarga, sementara yang lain belum.
Kebutuhan Belajar / Diferensiasi Modalitas:
Dimensi Pengetahuan:
Relevansi Nyata: Materi ini langsung terkait dengan keputusan peserta didik setelah lulus SMP, seperti memilih sekolah atau jalur karir, sehingga sangat dekat dengan kehidupan mereka.
Tingkat Kesulitan: Sedang. Alasan: memerlukan refleksi diri yang mendalam dan informasi faktual yang belum tentu diketahui semua siswa, namun masih dapat dijangkau dengan bimbingan.
Struktur Materi: Dimulai dari pengenalan diri (potensi, minat, bakat) → eksplorasi pilihan (sekolah, jurusan, profesi) → perencanaan (pengambilan keputusan dan langkah konkret).
Integrasi Nilai & Karakter: Mandiri (mengambil keputusan sendiri), Tanggung Jawab (merencanakan masa depan), Kerja Keras (berusaha meraih cita-cita), dan Gotong Royong (diskusi kelompok).
Sarana:
Prasarana:
Capaian Pembelajaran (CP) Bimbingan Konseling Fase D (Kelas IX): Peserta didik mampu memahami potensi diri, mengembangkan minat dan bakat, serta merencanakan pengembangan karir sesuai dengan potensi yang dimiliki dan peluang yang ada di lingkungan sekitarnya. Sub-elemen yang dikembangkan meliputi: (1) eksplorasi karir (mengidentifikasi berbagai pilihan sekolah lanjutan dan pekerjaan), (2) pengambilan keputusan (memilih alternatif karir berdasarkan informasi), dan (3) perencanaan masa depan (menyusun langkah-langkah mencapai tujuan karir).
Pertemuan 1: Peserta didik dapat mengidentifikasi potensi diri (bakat, minat, kelebihan, kekurangan) melalui refleksi dan diskusi. (1 JP) Pertemuan 2: Peserta didik dapat mengeksplorasi berbagai pilihan sekolah lanjutan (SMA, SMK, MA) dan jalur karir (pekerjaan yang sesuai) dengan mengumpulkan informasi dari sumber terpercaya. (1 JP) Pertemuan 3: Peserta didik dapat menyusun rencana karir pribadi yang berisi tujuan, langkah-langkah, dan alternatif berdasarkan potensi diri dan informasi yang diperoleh. (1 JP) Total JP: 3 JP.
Model Pembelajaran: Discovery Learning dengan pendekatan Deep Learning (Pembelajaran Mendalam).
Mindful Learning:
Meaningful Learning:
Joyful Learning:
Metode Pembelajaran:
Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi:
Lingkungan Sekolah:
Pembahasan: Mengenal jenis-jenis karir dan jalur setelah SMP (SMA, SMK, atau lainnya)
Bentuk asesmen awal berupa kuesioner singkat dan diskusi kelompok. Contoh Pertanyaan:
Penilaian dilakukan melalui observasi partisipasi, diskusi, dan simulasi. Guru mengamati sikap dan keterampilan menggunakan lembar observasi berikut:
| Aspek | Indikator | Skor (1-4) |
|---|---|---|
| Sikap | Aktif bertanya dan menanggapi pendapat teman | 1-4 |
| Keterampilan | Mampu menyusun rencana karir sederhana | 1-4 |
Penilaian diri dan rekan sebaya dilakukan dengan rubrik sederhana:
Rubrik penilaian menggunakan skor 1-4 (1: Kurang, 2: Cukup, 3: Baik, 4: Sangat Baik) dengan rumus: Nilai = skor diperoleh / skor maksimal × 100.
Program pengayaan diberikan kepada peserta didik yang telah mencapai pemahaman di atas rata-rata. Aktivitas yang dapat dilakukan:
Program remedial diberikan kepada peserta didik yang belum mencapai ketuntasan. Aktivitas yang dapat dilakukan:
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Pemahaman Karir Setelah Lulus SMP
Nama: ____________________
Kelas: ____________________
Tanggal: ____________________
Petunjuk Pengerjaan:
Tuliskan 3 hal yang paling kamu sukai atau kuasai (misalnya: menggambar, olahraga, membantu teman).
Dari ketiga hal itu, menurutmu pekerjaan atau studi apa yang cocok? Jelaskan alasannya.
Jawab: ___________________________________________________________
Setelah lulus SMP, ada beberapa pilihan: SMA, SMK, atau bekerja.
Berdasarkan minat dan bakatmu, pilih salah satu yang paling sesuai, lalu tuliskan kelebihan dan tantangannya.
Pilihanku: (SMA / SMK / Bekerja) – lingkari salah satu.
Kelebihan: _______________________________
Tantangan: _______________________________
Apa yang bisa kamu lakukan sekarang untuk mempersiapkan diri?
Jawab: ___________________________________________________________
Buatlah satu langkah kecil yang akan kamu lakukan dalam minggu ini untuk mendekati pilihan karirmu.
Contoh: mencari informasi jurusan favorit, bertanya pada kakak, atau mengikuti ekstrakurikuler.
Langkahku: ________________________________________________
Kapan akan dilakukan: ________________
Gambarkan perasaanmu setelah membuat rencana ini (bisa dengan emoticon atau kata-kata).
Paraf Orang Tua: ____________________
Nilai: ____________________
Setelah lulus dari SMP, kamu akan menghadapi pilihan penting: melanjutkan ke SMA, SMK, atau bahkan memulai bekerja? Pertanyaan ini mungkin membuatmu bingung, tapi jangan khawatir! Memahami karir bukan hanya tentang memilih sekolah, tetapi tentang mengenali dirimu sendiri: apa yang kamu sukai, apa keahlianmu, dan apa yang dibutuhkan oleh lingkungan sekitarmu. Dengan pendekatan yang tepat, proses ini bisa menjadi petualangan yang seru dan bermakna.
Bayangkan kamu seperti seorang detektif yang sedang menyelidiki masa depanmu. Kamu perlu mengamati minat dan bakatmu, bertanya pada diri sendiri, dan mencari informasi sebanyak mungkin. Misalnya, apakah kamu lebih suka belajar dengan teori atau praktik? Apakah kamu suka bekerja dengan orang lain atau lebih mandiri? Pertanyaan-pertanyaan ini akan membantumu menemukan jalur yang paling cocok.
Cerita Andi: Menemukan Jalan Melalui Eksplorasi
Andi adalah siswa SMP yang suka membongkar peralatan elektronik di rumahnya. Awalnya, ia bingung mau melanjutkan ke SMA atau SMK. Suatu hari, ia diajak pamannya yang memiliki bengkel reparasi komputer. Di sana, Andi belajar cara memperbaiki laptop dan merakit komputer. Ia merasa sangat bersemangat dan sadar bahwa inilah yang ia sukai. Setelah itu, ia memutuskan untuk melanjutkan ke SMK Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan. Kini, Andi tidak hanya senang, tetapi juga yakin dengan pilihannya.
Cerita Andi mengajarkan bahwa eksplorasi itu penting. Kamu bisa melakukan hal serupa: ikut kegiatan ekstrakurikuler, magang singkat, atau sekadar ngobrol dengan kakak kelas atau orang tua tentang pekerjaan mereka. Jangan takut mencoba hal baru, karena setiap pengalaman memberikan pelajaran berharga.
Selain itu, jangan lupa untuk merefleksikan diri. Tanyakan pada dirimu: "Apa yang membuatku bahagia?" "Apa yang aku kuasai?" "Bagaimana aku bisa berkontribusi pada masyarakat?" Dengan kesadaran penuh (mindful), kamu akan menemukan makna (meaningful) di balik setiap pilihan. Diskusikan dengan teman-temanmu, buatlah peta karir imajinatif, dan rayakan setiap proses dengan sukacita (joyful). Ingat, karir adalah perjalanan, bukan tujuan akhir. Nikmatilah setiap langkahnya!
| Kriteria | Sangat Baik (4) | Baik (3) | Cukup (2) | Perlu Bimbingan (1) |
|---|---|---|---|---|
| Partisipasi dalam Eksplorasi Karir | Aktif mengikuti semua kegiatan eksplorasi, mengajukan pertanyaan, dan berdiskusi dengan antusias. | Mengikuti sebagian besar kegiatan, sesekali bertanya atau berdiskusi. | Mengikuti beberapa kegiatan, namun pasif dalam diskusi. | Tidak atau jarang mengikuti kegiatan eksplorasi. |
| Kualitas Refleksi Diri | Menulis refleksi yang mendalam: mengidentifikasi minat, bakat, dan nilai diri secara jelas dan jujur. | Menulis refleksi dengan cukup jelas, menyebutkan beberapa aspek diri. | Refleksi kurang mendalam, hanya menyebutkan hal umum. | Tidak menulis refleksi atau hanya menyalin dari teman. |
| Kemampuan Menghubungkan Minat/Bakat dengan Pilihan Karir | Mampu menjelaskan dengan logis hubungan antara minat/bakat pribadi dengan pilihan karir/ sekolah lanjutan. | Menjelaskan hubungan meskipun masih sederhana. | Hubungan kurang jelas atau tidak relevan. | Tidak mampu menjelaskan hubungan. |
| Penyajian Hasil Eksplorasi | Menyajikan dengan percaya diri, rapi, menggunakan media menarik, dan menjawab pertanyaan dengan baik. | Menyajikan dengan cukup jelas, namun kurang interaktif. | Menyajikan dengan terbata-bata atau kurang rapi. | Tidak menyajikan atau hanya membaca teks tanpa komunikasi. |
Rumus Nilai: Nilai akhir = (Total skor yang diperoleh / 16) × 100
D. Soal Evaluasi Uji Kompetensi
Petunjuk: Pilihlah satu jawaban yang paling tepat!
Langkah pertama yang baik dalam merencanakan karir setelah lulus SMP adalah... a. Mengikuti pilihan teman b. Mengenal bakat dan minat diri sendiri c. Memilih sekolah yang paling populer d. Menunggu saran dari orang tua
Setelah lulus SMP, siswa dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang... a. SMA atau SMK b. SD c. Universitas d. Paud
SMK memiliki keunggulan utama dalam hal... a. Persiapan masuk perguruan tinggi b. Keterampilan kerja langsung c. Biaya sekolah yang murah d. Mata pelajaran umum yang lebih banyak
Sikap yang tepat saat memilih jalur karir adalah... a. Memilih sesuai keinginan orang tua b. Mempertimbangkan prospek masa depan dan minat pribadi c. Mengikuti tren tanpa berpikir panjang d. Memilih yang paling mudah
Sumber informasi karir yang paling terpercaya adalah... a. Media sosial b. Bimbingan konseling sekolah c. Iklan televisi d. Gosip teman
Kunci Jawaban:
| No | Jawaban |
|---|---|
| 1 | b |
| 2 | a |
| 3 | b |
| 4 | b |
| 5 | b |
E. Glosarium
F. Daftar Pustaka
Salin ke akun saya membuat salinan yang bisa Anda ubah dan sesuaikan dengan sekolah Anda — gratis.
Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat:
Mitra Digital:
Ruang Fisik:
Ruang Virtual:
Budaya Belajar:
Pembahasan: Mengidentifikasi minat, bakat, dan potensi diri
Pembahasan: Membuat rencana karir pribadi (pemetaan jalur pendidikan lanjutan)